Berita ~ Terbaru

TERBITAN TERBARU JURNAL JPKS TELAH TERBIT

Selasa, 8 Jun 2021 | 136

TERBITAN TERBARU JURNAL JPKS TELAH TERBIT

Balai Litbang LHK Palembang. __Tiga serangkai Balai Litbang LHK di Sumatera kembali menerbitkan edisi terbaru dari JPKS: Jurnal Penelitian Kehutanan Sumatrana (eISSN: 2581-270X, pISSN: 2598-0572) Volume 2, Nomor 1, April 2021 secara daring.

Seperti terbitan sebelumnya, edisi bulan April 2021 ini juga memuat lima buah artikel hasil-hasil penelitian yang dilakukan baik oleh para peneliti, praktisi maupun akademisi. Edisi kali ini juga menampilkan beragam ilmu pengetahuan sehingga pembaca bisa mengulik lebih banyak tentang serba-serbi managemen pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.

Edisi kali ini akan menjawab tantangan bagaimana memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia menimbulkan dampak lingkungan yang minimal. Selain itu, ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung upaya pencegahan kerusakan dan pelestarian lingkungan.

Tiga artikel yang diketengahkan pada edisi kali ini menyajikan pemanfaatan teknologi dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Adapun, dua artikel lainnya mengungkapkan hasil temuan studi teknik perbenihan dan pembibitan tanaman untuk rehabilitasi lahan.

Melalui pemanfaatan Geographical Information System (GIS), Agdialta et al. telah mampu mengidentifikasi wilayah yang terdampak oleh insiden kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 di Sumatera Selatan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dampak tertinggi kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 adalah di Kabupaten OKI. Temuan tersebut dapat menjadi rujukan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada masa yang akan datang.

Pada artikel kedua, selain menggunakan teknologi GIS, Agdialta et al. mengkaji upaya pencegahan kebaran dengan dibantu penggunaan aplikasi RStudio untuk dapat memetakan kondisi kekeringan yang dinyatakan dalam indicator KBDI (Keetch-Byram Drought Index). Berdasarkan hasil temuannya menunjukkan bahwa insiden kebakaran hutan dan lahan terjadi pada saat indikator KBDI mencapai nilai ekstrim, yaitu pada bulan Juli - Oktober.

Sedangkan, Yunianto menggunakan teknologi GIS yang dipadukan dengan survei kepada para pihak untuk memetakan permasalahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Analisis peta menunjukkan titik panas (hotspot) banyak ditemukan pada kawasan konsesi IUPHHKHTI (Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu – Hutan Tanaman Industri). Temuan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara kebakaran hutan dan lahan dengan konflik antara masyarakat dengan perusahaan dilihat dari areal pemanfaatan, pembangunan wilayah dan politik lokal.

Artikel keempat menyajikan teknologi sederhana dalam perbenihan tanaman yaitu skarifikasi benih aren yang dilakukan oleh Kurniawan. Hasil uji coba tersebut menunjukkan bahwa teknik skarifikasi yang paling mudah dan murah adalah melalui pelukaan bagian tengah benih yang diikuti dengan perendaman. Teknik skarifikasi seperti itu sangat mudah untuk diadopsi oleh masyarakat sehingga dapat mempercepat proses pembibitan.

Artikel terakhir adalah menampilkan hasil eksperimen yang dilakukan oleh Atmoko tentang pemanfaatan teknologi sederhana dalam pembibitan jenis pohon Shorea balangeran, yakni penggunaan naungan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut mengindikasikan bahwa pengaruh naungan dapat mempercepat pertumbuhan bibit. Untuk persemaian yang kondisinya ternaungi oleh tajuk pepohonan di sekitarnya, tidak perlu ditambahkan naungan yang terbuat dari sarlon. Naungan alami sudah cukup untuk memberikan daya tumbuh yang baik bagi jenis Shorea belangeran.

Semoga edisi JPKS kali ini bermanfaat dan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan managemen pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia.  (Fitri).

Link terkait:

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPKS

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar