Berita ~ Terbaru

Gelora Penerapan ZI di BP2LHK Palembang melalui Perbaikan Kinerja Pelayanan secara Berkelanjutan

Kamis, 11 Mar 2021 | 203

Gelora Penerapan ZI di BP2LHK Palembang melalui Perbaikan Kinerja Pelayanan secara Berkelanjutan

Berdasarkan Permenpan No.52 tahun 2014, zona integritas didefinisikan sebagai predikat yang diberikan kepada instansi pemeritah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sebagai salah satu bagian instansi pemerintah, Balai Penelitian dan pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Palembang turut serta dalam melaksanakan pembangunan zona integritas, wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Salah satu poin penting dari pelaksanaan program tersebut yaitu adanya semangat dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Peningkatan kualitas pelayanan salah satunya dapat dilakukan dengan penilaian kinerja organisasi dalam memuaskan para penggunanya. Hasil penilaian tersebut nantinya berguna sebagai bahan masukan dan saran dalam pengembangan organisasi agar lebih baik lagi.

Seperti disebutkan sebelumnya, penilaian kinerja merupakan suatu kegiatan yang sangat penting karena dapat digunakan sebagai ukuran keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai misinya. Untuk organisasi pemerintah yang berorientasi pelayanan publik, informasi mengenai kinerja tentu sangat berguna untuk menilai seberapa jauh pelayanan yang diberikan oleh organisasi itu memenuhi harapan dan memuaskan pengguna jasa. Dengan melakukan penilaian terhadap kinerja maka upaya untuk memperbaiki kinerja bisa dilakukan secara lebih terarah dan sistematis.

BP2LHK Palembang juga turut serta dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi terhadap kinerja balai dalam memuaskan para penggunanya. Secara spesifik, BP2LHK Palembang memiliki visi menjadi pusat informasi dan penyedia IPTEK pengelolaan hutan yang lengkap di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Evaluasi kinerja balai dilakukan melalui pengisian kuesioner secara online oleh para pengguna jasa layanan BP2LHK Palembang baik penggunaan secara langsung (offline) maupun online (melalui website dll).

Berdasarkan kuesioner online yang disebarkan BP2LHK Palembang, terdapat beberapa informasi penting yang patut diperhatikan sebagai bahan masukan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi dalam melayani publik. Sebanyak 110 orang dari berbagai instansi mengisi kuesioner yang telah disebarkan. Mayoritas responden merupakan pria yaitu sebesar 74.55%. Ditinjau dari sisi pekerjaan, sebagian besar responden merupakan pihak-pihak yang relatif  berhubungan langsung dengan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) yaitu 43.64% merupakan ASN, 17.27% merupakan mahasiswa dan 15.45% merupakan praktisi pendidikan (guru dan dosen).

Menarik untuk dicermati, bahwa mayoritas pengguna jasa layanan BP2LHK Palembang masih berkutat pada pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan litbangjirap atau dapat dikatakan masyarakat umum masih belum memiliki ketertarikan dalam menggunakan jasa layanan. Hal ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi BP2LHK Palembang dimana hasil-hasil penelitian juga diharapkan dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat umum sehingga menjadi insentif bagi masyarakat untuk menggunakan jasa layanan BP2LHK Palembang.

Sebagian besar responden (62.73%) pernah berinteraksi dengan layanan BP2LHK Palembang baik secara online maupun offline (interaksi langsung). Jenis layanan yang digunakan responden antara lain kolaborasi kegiatan penelitian dan pengembangan sebesar 31.82%, publikasi ilmiah dan website sebesar 28.18%, penggunaan tenaga ahli/narasumber dan akademik (pembimbingan dan pengajaran) yaitu sama-sama sebesar 10.91 %. Disisi lain, seiring dengan merebaknya  pandemi covid-19 juga berdampak kepada perubahan gaya hidup sehingga berkembangnya seminar online/webinar yang juga menjadi layanan/produk yang digunakan oleh responden yaitu sebesar 10.91 %. Hal-hal yang melatarbelakangi responden menggunakan layanan tersebut yaitu kolaborasi kegiatan litbang dan akademik (58.18%), menambah pengetahuan (40.00%) dan alasan lainnya (1.82%). Informasi mengenai Balitbang LHK Palembang diperoleh responden dari berbagai pihak dengan mayoritas melalui media sosial dan cetak (79.09%).

Keberadaan Balitbang LHK Palembang sebagai salah satu sumber pengembangan IPTEKS menjadikan lembaga ini menjadi rujukan untuk berbagai pihak. Berdasarkan hasil survey, sebanyak 43.64% responden rutin berinteraksi atau menggunakan produk/layanan BP2LHK Palembang sedangkan sisanya sebesar 28.18% hanya sesuai kebutuhan atau bersifat insidental serta sebesar 23.64% masih jarang berinteraksi atau menggunakan produk/layanan.

Frekuensi kunjungan responden diatas ditentukan oleh kemampuan BP2LHK Palembang dalam memenuhi kebutuhan para penggunanya. Sebagaian besar responden menyatakan pelayanan yang diberikan baik secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring) sudah baik. Penilaian ini sejalan dengan kecepatan layanan yang diberikan oleh BP2LHK Palembang. Sebanyak 64.55% responden menyatakan kecepatan layanan luring sudah baik dan 70.00% responden juga setuju bahwa kecepatan layanan daring masuk dalam kategori baik. Kualitas layanan dan kecepatan pegawai dalam melayani para stakeholder berpengaruh positif terhadap kepuasan responden, sebanyak 62.73% responden menyatakan berencana untuk berinteraksi dan menggunakan layanan BP2LHK Palembang untuk kedepannya.

Berdasarkan, hasil kuesioner yang diisi oleh responden dapat dinyatakan bahwa kinerja pelayanan BP2LHK Palembang dapat dikatergorikan cukup baik. Poin penting yang dapat dijadikan perhatian yaitu pengguna jasa BP2LHK Palembang masih terbatas pada pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan litbangjirap. Hal ini harus menjadi perhatian serius dan solusi yang dapat disarankan yaitu penelitian-penelitian yang dikembangkan harus lebih aplikatif dan menyentuh pokok-pokok permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Selain itu, frekuensi penggunaan layanan juga masih relatif terbatas dan bukan menjadi kebiasaan bagi para responden. Solusi yang dapat ditawarkan yaitu melalui inovasi dan pengembangan kreatifitas dalam penyampaian informasi terutama melalui website resmi BP2LHK Palembang.

Informasi dari responden ini juga penting untuk jadi bahan evaluasi bagi para pegawai di lingkup BP2LHK Palembang untuk melakukan perubahan-perubahan dalam organisasi. Dengan adanya informasi mengenai kinerja ini dapat menjadi benchmarking dalam upaya memperbaiki kinerja sehingga amanat reformasi birokrasi yang salah satunya yaitu peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka mewujudkan zona integritas dapat terwujud. (Leo**

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar