Berita ~ Focus Litbang

BP2LHK Palembang Tandatangani Kerjasama Revegetasi Lahan Gambut Bekas Terbakar di OKI

Senin, 30 Agt 2021 | 30

BP2LHK Palembang Tandatangani Kerjasama Revegetasi Lahan Gambut Bekas Terbakar di OKI

Mengulang kesuksesan kerjasama revegetasi tahun 2019, BP2LHK Palembang kembali digandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan untuk kegiatan P0 Demplot revegetasi gambut bekas kebakaran tahun 2015. Kegiatan revegetasi ini merupakan bagian dari restorasi gambut dan menjadi salah satu alternatif upaya pemulihan kondisi ekosistem di KHG Sungai Burnai Sungai Sibumbung.

Berlokasi di area Hutan Produksi Terbatas (HPT) Pedamaran, sesuai dengan Surat Deputi Bidang Konstruksi Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia Nomor : S.20/D2/WS/6/2021 Tanggal 21 Juni 2021 Perihal Arahan Penetapan Lokasi Demplot Revegetasi Tahun Anggaran 2021, kegiatan revegetasi akan meliputi area seluas 20 Ha di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang termasuk wilayah UPTD KPH Wilayah V, Lempuing Mesuji.

Sebelum penandatanganan SPKS dilakukan, telah diadakan rapat dalam rangka pembahasan dan pemantapan RAB di Ruang Rapat Tembesu, Kantor BP2LHK Palembang pada Kamis (26/8) dengan mengundang seluruh stakeholder dan tim pelaksana kegiatan. Dalam pembahasannya, telah disepakati penanaman 2200 bibit tanaman. Pemilihan bibit yang akan ditanam juga merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan survival rate tanaman. Bibit yang dipilih adalah bibit khas Sumatera dengan survival rate tinggi, cocok dengan kondisi lahan gambut dalam serta memiliki potensi ekonomis di kemudian hari yaitu tembesu, jelutung, meranti balangeran, dan pulai rawa.

Kegiatan revegetasi ini terdiri atas beberapa tahapan kegiatan mulai dari penataan batas, pembuatan persemaian sementara, pembibitan, persiapan lahan dan penanaman dengan perkiraan waktu pelaksanaan sekitar 4 bulan, terhitung bulan September sampai dengan Desember 2021. Susilo Hartono S.Hut, M.Si selaku pejabat pembuat komitmen 3 berharap kerjasama dengan BP2LHK Palembang ini dapat segera berjalan serta bisa dijadikan sebagai proyek percontohan demplot untuk diperlihatkan ke masyarakat luas.

Dalam pelaksanaan kegiatan revegetasi, persiapan lahan merupakan salah satu tahapan krusial yang perlu dilakukan mengingat media tanam adalah salah satu komponen terpenting dalam pelaksanaan revegetasi. Lahan yang disiapkan dengan baik akan menjadikan tanaman tumbuh dengan baik pula. Teknis pembersihan lahan dari suksesi alami perlu dilakukan dengan teliti agar pertumbuhan bibit baru tidak terhambat.

Selain proses persiapan lahan, proses pemeliharaan juga penting untuk dipersiapkan. Berkaca dari kegiatan sebelumnya, Usulan penggunaan tanaman bintaro sebagai tanaman penghalau babi masih belum bisa digunakan untuk kegiatan ini mengingat ketidakcocokan antara bibit bintaro dan lahan gambut dalam, maka dari itu fungsi kelitbangan juga sangat diharapkan untuk dapat mengatasi permasalahan utama dalam proses revegetasi yaitu hama, terutama babi.

Kegiatan revegetasi ini diharapkan dapat mendatangkan hasil berupa jasa lingkungan, penyerapan karbon, serta dapat mendukung kebutuhan penelitian/riset terkait lahan gambut sesuai dengan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Kawasan HPT . Bayu Subekti, S.IP., M.Hum selaku kepala BP2LHK Palembang juga menyatakan persetujuannya dan berharap kegiatan berjalan sesuai timeline perencanaan serta dilakukan monitoring dan evaluasi berkala bersama tim BRGM dan DLH Provinsi Sumatera Selatan. {Raisa Anjani}

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar