Berita ~ Fokus Litbang

MERESTORASI YANG TERSISA, MEREVITALISASI YANG LEMAH

Senin, 19 Okt 2020 | 38

Balai Litbang LHK Palembang__ Obrolan Pelepas Lelah (OPL) seri 2 kali ini mengusung tema “Harmonisasi Manusia dan Alam di Dataran Rendah”. Mengulas hal-hal yang seringkali keberadaanya dianggap kecil, tidak penting bahkan dianggap tidak bermanfaat namun tak disangka punya banyak keistimewaan dalam kehidupan manusia.    Obrolan Pelepas Lelah (OPL), webinar berseri yang diselenggarakan Balai Litbang LHK Palembang, diharapkan dapat mengisi gap penelitian yang ada saat ini. Dibawakan secara santai, namun pesan yang ingin disampaikan ke sahabat OPL jelas bahwa ternyata banyak fenomena yang sering kali luput diperhatikan namun menjanjikan berbagai maslahat yang…

Ketika Dukun, Burung, Saninten dan Permodelan Membentuk Harmoni antara Manusia dan Alam

Kamis, 1 Okt 2020 | 57

Balai Litbang LHK Palembang.__ “Ketika dukun, burung, saninten, dan permodelan membentuk harmoni antara manusia dan alam” inilah yang diangkat menjadi  tema dalam seri pertama Obrolan Pelepas Lelah (OPL) Balai Litbang LHK Palembang yang dilaksanakan secara daring tanggal 24 September 2020 kemarin. Berbicara tentang hal yang baru ternyata memberikan inspirasi kepada para sahabat OPL dan berhasil menarik minat sekaligus memberikan wawasan lebih kepada para zoomers. Sesi pertama dibuka dengan pertanyaan yang ringan namun gampang-gampang susah untuk dijawab. “Masihkah orang zaman sekarang percaya pada dukun?”, tanya Etik Erna Wati Hadi. Berdasarkan wawancara…

Ragam Jenis Jamur (Mushroom) di Dataran Tinggi, dan Apa di Balik Keberadaannya

Selasa, 18 Agt 2020 | 211

Jamur merupakan jasad hidup yang ditemukan ketika musim hujan tiba atau di tempat-tempat yang lembab. Penampakannya secara umum dapat dilihat dengan mata, atau yang dikenal mempunyai badan buah (mushroom). Jamur mempunyai keunikan ketika dibandingkan dengan jasad hidup lainnya, yaitu tidak termasuk jenis tanaman, karena tidak ditemukan klorofil, sehingga tidak jarang warnanya ditemukan beraneka ragam. Ada yang menyerupai tanaman karena berbatang, namun ada juga yang tidak berbatang. Asosiasi yang dibentuk dengan jasad hidup lainnya, dapat berupa simbiosis mutualisme, saprofitik, dan parasitik. Tim penelitian FORDA Indonesia (BP2LHK  Palembang), FRIM Malaysia dan CIRAD Perancis…

Tips Menanam Pohon Di Lahan Gambut Bekas Terbakar

Rabu, 29 Jul 2020 | 192

BP2LHK Palembang__Secara umum, permukaan lahan gambut seringkali tidak menggambarkan kondisi sebagaimana nampaknya, terutama pada areal yang pernah mengalami kebakaran. Areal gambut bekas kebakaran biasanya dicirikan dengan hamparan areal terbuka dan didominasi oleh tumbuhan bawah pakis-pakisan serta terjadinya suksesi alami dengan ditandai oleh pertumbuhan kerapatan rendah dari jenis-jenis pohon pionir seperti gelam, beriang, gerongang, dan tembesu serta munculnya hamparan lahan gambut yang seringkali dalam kondisi keropong pada bagian di bawah permukaan lahannya. Peneliti Balai Litbang LHK Palembang, Agus Sofyan, mengatakan kondisi dan karakter lahan gambut sangat berbeda dengan lahan mineral atau…

LIMBAH KAYU TEMBESU MENJADI PRODUK EKONOMIS

Selasa, 30 Jun 2020 | 247

Tembesu (Fagraea fragrans Roxb) adalah salah satu jenis kayu unggulan Sumatera Selatan. Jenis yang memiliki kelas awet I dan kuat I ini sangat lekat dengan masyarakat Sumatera Selatan, baik sebagai bahan kontruksi rumah, furniture dan bahan ukiran. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo sebagai sarana penelitian dan pengembangan Balai Litbang LHK Palembang menjadi salah satu sentra pengembangan Tembesu di Sumatera Selatan.  Di KHDTK Kemampo dibangun plot pengembangan Tembesu pada tahun 2013-2014 seluas 6 ha sebagai sumber benih. Sumber benih tembesu menghasilkan benih tembesu yg unggul dan mempunyai peningkatan produktivitas sebesar…

7 Jenis Potensial Alternatif Penghasil Kayu Energi di Sumatera Selatan

Jumat, 3 Apr 2020 | 244

BP2LHK Palembang__ Industri skala kecil seperti industri gamping, tahu tempe, pembuatan batu bata dan genteng di Sumatera Selatan menggantungkan bahan bakarnya dari kayu karet. Namun, seiring pertumbuhan industri papan partikel yang juga menggunakan kayu karet sebagai bahan bakunya, pasokan kayu ini semakin berkurang. Bila pasokan akan kayu ini tidak terpenuhi, industri skala kecil ini lama-lama akan gulung tikar ataupun mati suri. Ketergantungan masyarakat akan energi fosil yang tak terbarukan ini, menjadi pemicu dipromosikannya pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi lainnya yang akan menjadi pengganti energi fosil. Di tingkat global, trend pemanfaatan…

DISKUSI PEMATANGAN PROPOSAL KEGIATAN PENELITIAN BERSAMA

Kamis, 13 Feb 2020 | 343

Palembang-13022020, dilaksanakan rapat pematangan usulan kegiatan penelitian bersama antara Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Palembang dengan Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP), Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Kantor BRPPUPP, Jakabaring Palembang. Kegiatan rapat dibuka oleh Kepala Balai BRPPUPP, Bapak DR. Arif Wibowo, M.Si dan dihadiri oleh peneliti dari BP2LHK Palembang (Ir. Bastoni, M.Si, Agus Sumadi, S.Hut dan Nur Alamin, ST., M.Eng) dan peneliti dari BRPPUPP (Ir. Samuel, Mirna Dwiasrina, S.Pi., M.Si, Reski Aditya, S.Pi., M.Pi, Muh. Ali, M.Si dan Claudia Sihombing, S.H). Rapat…

Budidaya Rotan Jernang HHBK Unggulan Masyarakat Sumatera, Panduan Petani di Lapangan

Senin, 27 Jan 2020 | 597

BP2LHK Palembang (Palembang, 27/1/2020)_Rotan jernang (Daemonorops spp.) sudah menjadi salah satu primadona pilihan investasi bagi masyarakat Sumatera. Rotan jernang memiliki manfaat yang sangat luas seperti bahan baku industri obat, industri kosmetik, pewarna dan obat herbal. Tingginya minat masyarakat untuk menanam rotan jernang mulai muncul karena mulai langkanya rotan jernang di hutan alam, tingginya harga resin jernang dan meningkatnya kesadaran tentang manfaat lingkungan. Akan tetapi, penanaman rotan jernang yang dilakukan oleh masyarakat selama ini belum didukung dengan pengetahuan teknik budidaya yang tepat. Pada umumnya penanaman masih dilakukan dengan skala terbatas, teknik…

Pelajari Pengelolaan Gambut, Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Lahan IPB Sambangi BP2LHK Palembang

Kamis, 16 Jan 2020 | 289

BP2LHK Palembang (OKI, 14/01/2020). “Mau dicari kemana pun juga, di Bogor tidak ada gambut. Jadi mahasiswa kami cuma bisa membayangkan dan menerka-nerka seperti apa itu wujud tanah gambut yang sebenarnya. Disini mereka bisa melihat dengan mata kepala dan merasakan sendiri, sehingga tahu manfaat gambut itu buat apa. Ini pengalaman yang luar biasa”, ujar Darmawan, Dosen Fakultas Pertanian sekaligus ketua rombongan field trip mahasiswa semester 8 Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor di Kebun Konservasi Plasma Nutfah, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan yang dikelola…

Dapatkah Perhutanan Sosial Menjadi Sistem Pengelolaan Hutan Lestari?

Kamis, 16 Jan 2020 | 267

BP2LHK Palembang_Palembang (16/1/2019)_Perhutanan Sosial (PS) saat ini menjadi salah satu program utama dari kebijakan kehutanan Indonesia. Laporan perkembangan luas izin PS per Januari 2020 di Sumatera Selatan menunjukkan angka pencapaian 101.993,80 Ha sementara areal yang masih menunggu proses seluas 36.945,50 Ha. Khusus di daerah dataran tinggi dengan kawasan hutan fungsi lindung, terdapat 14 unit Hutan Desa dan 36 unit Hutan Kemasyarakatan. Kemudian timbul pertanyaan apakah areal kerja PS tersebut sejatinya berbentuk hutan? “ Sebagian besar areal kerja PS di dataran tinggi Sumatera Selatan merupakan hamparan perkebunan kopi masyarakat, jadi formasi…