Berita ~ Fokus Litbang

UNTUK LHK YANG LEBIH BAIK, PENELITI TAWARKAN BLUSUKAN LANSKAP

Kamis, 10 Des 2020 | 80

Persoalan klasik kehutanan dan lingkungan hidup adalah bagaimana menghadirkan manfaat ekologi, ekonomi, dan sosial dari sebuah unit ekosistem (desa, kabupaten, provinsi, pulau, kawasan tertentu, dan lain sebagainya) secara bersamaan. Di sisi lain, permintaan terhadap pangan, energi, kayu, dan jasa-jasa lingkungan terus meningkat dan berkompetisi. Banjir, tanah longsor, karhutlah, konflik, isu kemiskinan, perubahan iklim, pencemaran lingkungan adalah gejala dari ketidakseimbangan outcome ekosistem.  Persoalan dan tantangan fenomena tersebut memerlukan pendekatan, gagasan, dan cara-cara yang lebih efektif untuk menanganinya. Semangat pembangunan dan modernisasi pasca perang dunia kedua mendorong penguatan peran negara/pemerintah (top—down approach)…

Berbagi Pengalaman Hasil Riset dan Praktek Pengelolaan Lahan Gambut di Tingkat Tapak

Senin, 7 Des 2020 | 92

Balai Litbang LHK Palembang.__Mengusung tema “Harmoni Manusia dan Alam di Lahan Basah”, kegiatan webinar berseri Balai Litbang LHK Palembang “Obrolan Pelepas Lelah” (OPL) mengupas implikasi teori-teori yang ada di lahan gambut. Seri keenam OPL ini (1/10/2020) seperti seri lainnya juga banyak mendapat respon positif dari sahabat OPL. Pemahaman mengenai ekosistem gambut diuraikan oleh Bastoni, peneliti BP2LHK Palembang yang sudah sering diundang menjadi narasumber dalam pembahasan manajemen pengelolaan gambut. Bastoni mengupas tentang bagaimana ekosistem gambut yang kompleks memiliki multi fungsi, baik ekologi, ekonomi maupun sosial.  Karena itu, untuk memahami ekosistem gambut…

Problematika Pola Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Senin, 30 Nov 2020 | 89

Balai Litbang LHK Palembang. _Pembangunan berkelanjutan ditujukan untuk melestarikan sumber daya di alam sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang, tidak hanya untuk generasi sekarang namun juga untuk generasi mendatang. Hanya saja, kurangnya pemahaman masyarakat akan hal ini, membuat banyak pengelolaan SDA menjadi kurang bijaksana. Hal ini diungkapkan para narasumber Obrolan Pelepas Lelah (OPL) seri ke lima (Selasa, 17/11/2020), webinar berseri Balai Litbang LHK Palembang. Mengambil tema “Harmoni Manusia dan Alam di Lahan Basah”, OPL seri 5 mengajak para sahabat OPL untuk melihat fenomena-fenomena pemanfaatan SDA yang dilakukan di…

Partisipasi Masyarakat: Faktor Utama Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan

Senin, 16 Nov 2020 | 99

Balai Litbang LHK Palembang__ Partisipasi nyata masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan di bidang kehutanan berkelanjutan menjadi bagian yang sangat vital. Masyarakat bisa menjadi mitra atau malah menjadi pihak yang berpotensi berkonflik dengan pemerintah. Karena itu, tak heran bila keterlibatan masyarakat sering dijadikan tolok ukur keberhasilan suatu program. Apa dan bagaimana bentuk partisipasi masyarakat dikupas tuntas di webinar Obrolan Pelepas Lelah (OPL) seri ke 4, yang diselenggarakan tanggal 5 November 2020, kemarin, dan diikuti oleh 230 orang melalui aplikasi zoom. Komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan masih sangat kental dirasakan di…

Menggali Potensi Ekonomi Melalui Kreatifitas Budidaya di Lahan Basah

Senin, 2 Nov 2020 | 119

Balai Litbang LHK Palembang__Di ekosistem lahan basah yang airnya cenderung menggenang dekat dengan permukaan, sisa-sisa tumbuhan mati memang tidak sepenuhnya membusuk melainkan terakumulasi sebagai gambut. Akan tetapi, persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan lahan basah masih kurang mendapat respon positif. Akibatnya banyak potensi besar yang bisa digarap menjadi tidak termanfaatkan dengan baik. Lahan rawa gambut merupakan bagian ekosistem yang memiliki karakteristik dan fungsi yang unik. Gambut mempunyai fungsi hidrologis sebagai penampung air karena sifat gambut yang seperti spon sehingga dapat menyerap banyak air. Beberapa peluang budidaya yang berpotensi menghasilkan keuntungan besar di…

MERESTORASI YANG TERSISA, MEREVITALISASI YANG LEMAH

Senin, 19 Okt 2020 | 133

Balai Litbang LHK Palembang__ Obrolan Pelepas Lelah (OPL) seri 2 kali ini mengusung tema “Harmonisasi Manusia dan Alam di Dataran Rendah”. Mengulas hal-hal yang seringkali keberadaanya dianggap kecil, tidak penting bahkan dianggap tidak bermanfaat namun tak disangka punya banyak keistimewaan dalam kehidupan manusia.    Obrolan Pelepas Lelah (OPL), webinar berseri yang diselenggarakan Balai Litbang LHK Palembang, diharapkan dapat mengisi gap penelitian yang ada saat ini. Dibawakan secara santai, namun pesan yang ingin disampaikan ke sahabat OPL jelas bahwa ternyata banyak fenomena yang sering kali luput diperhatikan namun menjanjikan berbagai maslahat yang…

Ketika Dukun, Burung, Saninten dan Permodelan Membentuk Harmoni antara Manusia dan Alam

Kamis, 1 Okt 2020 | 182

Balai Litbang LHK Palembang.__ “Ketika dukun, burung, saninten, dan permodelan membentuk harmoni antara manusia dan alam” inilah yang diangkat menjadi  tema dalam seri pertama Obrolan Pelepas Lelah (OPL) Balai Litbang LHK Palembang yang dilaksanakan secara daring tanggal 24 September 2020 kemarin. Berbicara tentang hal yang baru ternyata memberikan inspirasi kepada para sahabat OPL dan berhasil menarik minat sekaligus memberikan wawasan lebih kepada para zoomers. Sesi pertama dibuka dengan pertanyaan yang ringan namun gampang-gampang susah untuk dijawab. “Masihkah orang zaman sekarang percaya pada dukun?”, tanya Etik Erna Wati Hadi. Berdasarkan wawancara…

Ragam Jenis Jamur (Mushroom) di Dataran Tinggi, dan Apa di Balik Keberadaannya

Selasa, 18 Agt 2020 | 380

Jamur merupakan jasad hidup yang ditemukan ketika musim hujan tiba atau di tempat-tempat yang lembab. Penampakannya secara umum dapat dilihat dengan mata, atau yang dikenal mempunyai badan buah (mushroom). Jamur mempunyai keunikan ketika dibandingkan dengan jasad hidup lainnya, yaitu tidak termasuk jenis tanaman, karena tidak ditemukan klorofil, sehingga tidak jarang warnanya ditemukan beraneka ragam. Ada yang menyerupai tanaman karena berbatang, namun ada juga yang tidak berbatang. Asosiasi yang dibentuk dengan jasad hidup lainnya, dapat berupa simbiosis mutualisme, saprofitik, dan parasitik. Tim penelitian FORDA Indonesia (BP2LHK  Palembang), FRIM Malaysia dan CIRAD Perancis…

Tips Menanam Pohon Di Lahan Gambut Bekas Terbakar

Rabu, 29 Jul 2020 | 309

BP2LHK Palembang__Secara umum, permukaan lahan gambut seringkali tidak menggambarkan kondisi sebagaimana nampaknya, terutama pada areal yang pernah mengalami kebakaran. Areal gambut bekas kebakaran biasanya dicirikan dengan hamparan areal terbuka dan didominasi oleh tumbuhan bawah pakis-pakisan serta terjadinya suksesi alami dengan ditandai oleh pertumbuhan kerapatan rendah dari jenis-jenis pohon pionir seperti gelam, beriang, gerongang, dan tembesu serta munculnya hamparan lahan gambut yang seringkali dalam kondisi keropong pada bagian di bawah permukaan lahannya. Peneliti Balai Litbang LHK Palembang, Agus Sofyan, mengatakan kondisi dan karakter lahan gambut sangat berbeda dengan lahan mineral atau…

LIMBAH KAYU TEMBESU MENJADI PRODUK EKONOMIS

Selasa, 30 Jun 2020 | 344

Tembesu (Fagraea fragrans Roxb) adalah salah satu jenis kayu unggulan Sumatera Selatan. Jenis yang memiliki kelas awet I dan kuat I ini sangat lekat dengan masyarakat Sumatera Selatan, baik sebagai bahan kontruksi rumah, furniture dan bahan ukiran. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo sebagai sarana penelitian dan pengembangan Balai Litbang LHK Palembang menjadi salah satu sentra pengembangan Tembesu di Sumatera Selatan.  Di KHDTK Kemampo dibangun plot pengembangan Tembesu pada tahun 2013-2014 seluas 6 ha sebagai sumber benih. Sumber benih tembesu menghasilkan benih tembesu yg unggul dan mempunyai peningkatan produktivitas sebesar…